bongkarkasus86.com | SUKABUMI — Air terjun menjadi salah satu destinasi wisata alam yang banyak diminati karena menawarkan suasana sejuk dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Salah satunya adalah Curug Cibeureum di Sukabumi yang berada di kawasan hutan dengan kondisi alam yang masih asri.
Lokasinya yang dikelilingi pepohonan membuat suasana di sekitar curug terasa lebih tenang. Udara yang segar serta suara aliran air menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melepas penat dan mencari suasana berbeda dari kehidupan sehari-hari.
Pesona Alam Curug Cibeureum Sukabumi
Curug Cibeureum menyimpan sejumlah daya tarik yang membuatnya menarik untuk dikunjungi. Selain panorama air terjun, perjalanan menuju lokasi juga menawarkan pengalaman trekking menyusuri kawasan hutan.
Berikut sejumlah hal menarik yang perlu diketahui sebelum berkunjung.
1. Asal-usul Nama Cibeureum
Nama Cibeureum memiliki arti “air merah” dalam bahasa Sunda. Penamaan tersebut dikaitkan dengan fenomena warna kemerahan yang dapat terlihat pada aliran air terjun ketika terkena pancaran sinar matahari pada waktu tertentu.
Fenomena tersebut menjadi salah satu daya tarik unik yang membuat Curug Cibeureum memiliki cerita tersendiri di kalangan wisatawan.
2. Trekking Menuju Lokasi
Untuk mencapai Curug Cibeureum, pengunjung perlu melakukan perjalanan dengan berjalan kaki melewati jalur yang berada di kawasan hutan.
Perjalanan menuju lokasi dapat ditempuh sekitar 1 hingga 2 jam, tergantung kondisi dan kecepatan perjalanan. Jalurnya cukup menantang karena wisatawan akan melewati jalan setapak yang dikelilingi pepohonan, ranting, serta vegetasi hutan yang cukup rimbun.
Meski membutuhkan tenaga lebih, perjalanan tersebut menjadi bagian dari pengalaman wisata. Suasana alami sepanjang jalur membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.
3. Keindahan Alam dan Keunikan Curug
Kawasan sekitar Curug Cibeureum dikenal memiliki lingkungan yang masih alami. Berbagai jenis tumbuhan dan satwa dapat ditemukan di kawasan hutan tersebut.
Dalam perjalanan, wisatawan juga dapat menjumpai aliran sungai dengan air yang relatif jernih. Setelah melewati jalur trekking, rasa lelah akan terbayar ketika panorama air terjun mulai terlihat.
Tebing Curug Cibeureum memiliki ketinggian sekitar 60 meter dan dipenuhi vegetasi serta lumut yang memberikan kesan alami dan eksotis. Derasnya aliran air yang jatuh dari tebing juga menciptakan suara alami yang membuat suasana semakin menenangkan.
Salah satu keunikan kawasan ini adalah keberadaan katak merah yang menjadi bagian dari ekosistem setempat. Selain itu, kawasan Curug Cibeureum juga dikenal sebagai habitat tumbuhnya lumut merah yang disebut Sphagnum gedeanum.
4. Harga Tiket Masuk
Curug Cibeureum termasuk destinasi wisata yang relatif terjangkau. Berdasarkan informasi yang tercantum dalam sumber artikel, tiket masuk pada hari biasa sekitar Rp6.000, sedangkan pada hari libur sekitar Rp8.500.
Namun, biaya tersebut belum termasuk tiket atau biaya masuk ke kawasan Perhutani, sehingga pengunjung sebaiknya menyiapkan biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Lokasi Curug Cibeureum
Curug Cibeureum berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), tepatnya di kawasan Resort PTN Selabintana.
Lokasinya berada di sekitar Jalan Selabintana, Kecamatan Perbawati–Sudajaya Girang, Kabupaten Sukabumi. Dari pusat Kota Sukabumi, jaraknya sekitar 14 kilometer.
Dengan kombinasi panorama alam, udara sejuk, kawasan hutan yang masih asri, serta perjalanan trekking yang menantang, Curug Cibeureum dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam sekaligus melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Keindahan kawasan ini juga menjadi pengingat bahwa kelestarian lingkungan perlu terus dijaga agar kekayaan alam Sukabumi dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh masyarakat dan wisatawan.



