Dinas PU Kabupaten Sukabumi Rehabilitasi Irigasi Leuwi Bangga, Perkuat Pasokan Air untuk Lahan Pertanian

bongkarkasus86.com – sukabumi | Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) terus memperkuat infrastruktur pendukung sektor pertanian dengan melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi permukaan di Daerah Irigasi (DI) Leuwi Bangga, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian.

Pekerjaan rehabilitasi dilaksanakan oleh CV Hibar Gumilang dengan nilai kontrak sebesar Rp280.962.960,94 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari kalender.

Pengawas Lapangan Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Tatang, mengatakan rehabilitasi meliputi perbaikan saluran irigasi melalui pemasangan pasangan batu serta pembenahan sejumlah bagian saluran yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi agar distribusi air ke area pertanian dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, Daerah Irigasi Leuwi Bangga memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air bagi sekitar 70 hektare areal persawahan yang berada di Desa Karangtengah, Balekambang, dan Cihuelang Tonggoh. Dengan selesainya pekerjaan rehabilitasi, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar, merata, dan berkesinambungan sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Ketua Mitra Cai Leuwi Bangga, Dedi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas terealisasinya rehabilitasi jaringan irigasi yang selama ini dinantikan para petani. Ia berharap pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis sehingga menghasilkan konstruksi yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, terutama untuk menghadapi musim kemarau.

Sementara itu, Kepala Bidang SDA Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriadi, berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas. Menurutnya, jaringan irigasi yang berfungsi optimal akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para petani dan pengguna air, untuk bersama-sama menjaga serta merawat jaringan irigasi yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *