bongkarkasus86.com – sukabumi | Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Kecamatan Tegalbuleud pada 21 Januari 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk mendata kerusakan serta mengkaji langkah penanganan dan solusi jangka panjang agar banjir yang sering terjadi saat musim hujan dapat diminimalisir.
Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Ciparanje setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah selatan Sukabumi. Aliran air yang tertahan di pertemuan Sungai Ciparanje dan Sungai Cibuni menyebabkan air melimpas ke permukiman warga dan lahan pertanian di Desa Buniasih dan Desa Tegalbuleud. Akibatnya, ratusan hektare lahan pertanian di kawasan Denuh terendam dan berpotensi merugikan masyarakat.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa peninjauan dilakukan atas instruksi Bupati Sukabumi, Asep Japar, agar pemerintah daerah mendapatkan data yang akurat sebagai dasar penanganan banjir.
Dalam kegiatan tersebut, tim Dinas PU bersama unsur kecamatan, Bidang SDA, Babinsa, dan petugas setempat melakukan pendataan kondisi sungai, infrastruktur, serta dampak terhadap lahan pertanian guna menentukan langkah penanganan yang tepat, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.


