DPR RI bekerja sama dengan KPU Kabupaten Sukabumi dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai pemilih di wilayah Sukabumi.

Bongkarkasus86.com – Sukabumi | Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan bersama masyarakat Kecamatan Sukaresmi. Kegiatan tersebut digelar di Aula Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (2/5/2026).

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Heri Gunawan, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Kasmin Belle, Ketua KNPI Kabupaten Sukabumi Yandra Utama Santosa, Kepala Desa Sukaresmi Jalaludin, serta tokoh masyarakat setempat yang turut berpartisipasi.

Dalam sambutannya, Heri Gunawan menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban sebagai pemilih. Ia menyebut bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas demokrasi secara berkelanjutan sejak tingkat akar rumput.

“Hari ini kami bersama KPU Kabupaten Sukabumi melaksanakan sosialisasi untuk mendorong masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, KPU tengah melakukan proses pendataan jumlah pemilih yang nantinya akan menjadi salah satu indikator penting dalam perencanaan kebutuhan kursi legislatif di masa mendatang.

“Pendataan ini sangat penting karena jumlah pemilih dapat menjadi salah satu dasar pertimbangan dalam penentuan penambahan kursi legislatif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Heri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemerintah desa hingga tingkat RT dan RW, untuk lebih aktif dalam memperbarui data kependudukan. Menurutnya, keakuratan data merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Saya berharap kepala desa dan perangkat wilayah dapat proaktif memperbarui data warganya, baik melalui RT, RW, maupun langsung ke tingkat desa. Data yang valid sangat menentukan kualitas demokrasi kita,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Kasmin Belle, menyoroti masih adanya tantangan dalam pemutakhiran data pemilih, khususnya terkait data warga yang telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam daftar pemilih.

“Kami masih menemukan data pemilih yang sudah meninggal tetapi belum terhapus dari daftar. Hal ini menjadi salah satu tantangan serius dalam proses pemutakhiran data,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam mempercepat pelaporan data kematian agar dapat segera diperbarui hingga ke tingkat penyelenggara pemilu.

“Kami meminta agar informasi terkait kematian warga segera diteruskan ke RT dan RW, sehingga dapat segera diproses dalam pembaruan data pemilih,” tegasnya.

Selain itu, KPU Kabupaten Sukabumi juga terus memperkuat sosialisasi kepada kalangan pelajar sebagai bagian dari pendidikan politik jangka panjang. Upaya ini diharapkan dapat melahirkan pemilih pemula yang memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi.

“Kami juga aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Harapannya, pada Pemilu 2029 hingga 2031, para pemilih pemula sudah memiliki literasi politik yang memadai,” tambah Kasmin.

Ia juga menambahkan bahwa potensi peningkatan jumlah pemilih pada pemilu mendatang cukup besar, terutama dari kalangan generasi muda atau Gen Z yang diperkirakan akan mendominasi daftar pemilih.

“Sosialisasi ini sangat penting mengingat besarnya potensi pemilih dari generasi muda. Mereka harus dipersiapkan agar dapat berpartisipasi secara aktif dan berkualitas dalam proses demokrasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *